Skip to content

π–—π–Žπ–‹π–†π–Žπ–π–†π–’π–‰π–†.π–ˆπ–”π–’

The Updated Second Brain of Rifai Hamda

Menu
  • Beranda
  • Artikel Terbaru
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Menu
Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

Posted on 20 Mei 202620 Mei 2026 by Rifai Hamda

RIFAIHAMDA.COM – Pada awal abad ke-20, kondisi religius dan sosial masyarakat Indonesia sedang mengalami stagnasi yang cukup memprihatinkan. Penjajahan kolonial Belanda tidak hanya menguras kekayaan bumi, tetapi juga membatasi kemajuan berpikir masyarakat pribumi.

Kondisi inilah yang memicu gerakan pembaharuan Islam yang dipelopori oleh K.H. Ahmad Dahlan, inilah yang menjadi latar belakang berdirinya Muhammadiyah di Yogyakarta.

Daftar Isi sembunyikan
1) Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah
1.1) Tiga Faktor Internal Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah
1.2) Tiga Faktor Eksternal Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

1) Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

Latar belakang berdirinya Muhammadiyah tidak terlepas dari kondisi religius, sosial, dan politik di Indonesia (khususnya di Yogyakarta) pada awal abad ke-20.

Organisasi ini didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tanggal 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H) di Kampung Kauman, Yogyakarta.

Secara garis besar, faktor pendorong berdirinya Muhammadiyah dapat dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal (dari dalam masyarakat Islam sendiri) dan faktor eksternal (pengaruh dari luar).

1.1) Tiga Faktor Internal Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

Faktor internal pertama, bercampurnya ajaran Islam dengan TBC (Takhayul, Bid’ah, Churafat). Pada masa itu, praktik Islam di Indonesia banyak berasimilasi dengan tradisi lokal, Hindu, dan Buddha yang tidak memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an dan Hadits. Contohnya adalah ritual sesajen, pemujaan roh, dan sinkretisme.

Baca Juga:  Daftar Isi Pembelajaran Bahasa Inggris

Sehingga muncul keprihatinan mendalam terhadap kemurnian akidah umat Islam saat itu. Banyak masyarakat yang masih mencampuradukkan ajaran agama dengan praktik takhayul, bid’ah, dan churafat.

Kondisi mistisisme yang menyimpang ini menjadi salah satu poin utama dalam latar belakang berdirinya Muhammadiyah demi mengembalikan umat kepada Al-Qur’an dan Hadits.

Faktor internal kedua, kekakuan dalam beragama (taqlid buta). Masyarakat cenderung mengikuti pemikiran ulama terdengar tanpa mau mempelajari dalil aslinya. Pintu ijtihad (berpikir kreatif dan kritis dalam hukum Islam) dianggap sudah tertutup.

Faktor internal ketiga, ketidakselarasan lembaga pendidikan islam. Sistem pendidikan Islam tradisional (seperti pesantren zaman dahulu) hanya fokus pada ilmu agama dan menutup diri dari ilmu pengetahuan modern (sains, geografi, matematika). Hal ini membuat umat Islam tertinggal secara intelektual.

Sistem pendidikan Islam tradisional kala itu dinilai kurang relevan dengan perkembangan zaman. Pesantren zaman dahulu cenderung menutup diri dari ilmu pengetahuan modern seperti sains dan matematika.

Ketertinggalan intelektual umat Islam ini memperkuat latar belakang berdirinya Muhammadiyah sebagai lembaga yang fokus pada pembaharuan bidang pendidikan.

1.2) Tiga Faktor Eksternal Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

Faktor eksternal pertama, berkaitan dengan penjajahan kolonial Belanda. Pemerintah Hindia Belanda membatasi ruang gerak umat Islam dan sengaja membiarkan masyarakat pribumi berada dalam kebodohan dan kemiskinan agar lebih mudah dikendalikan.

Baca Juga:  Teori Belajar Peserta Didik dan Teori Perkembangannya

Faktor eksternal kedua, berkaitan dengan gerakan kristenisasi (gereja/zending). Di bawah perlindungan pemerintah kolonial, misi kristenisasi berkembang pesat melalui jalur pelayanan sosial seperti sekolah dan rumah sakit. K.H. Ahmad Dahlan merasa umat Islam harus memiliki institusi tandingan yang serupa untuk melindungi akidahnya.

Penetrasi misi kristenisasi yang difasilitasi oleh pemerintah kolonial Belanda bergerak sangat masif melalui jalur sekolah dan rumah sakit. K.H. Ahmad Dahlan menyadari bahwa umat Islam harus memiliki institusi tandingan yang kuat.

Faktor eksternal ketiga, berkaitan dengan pengaruh gerakan pembaharuan Islam di Timur Tengah. K.H. Ahmad Dahlan sempat menunaikan ibadah haji dan bermukim di Mekah.

Di sana, beliau menyerap pemikiran para tokoh pembaharu Islam seperti Muhammad Abduh, Jamaluddin al-Afghani, dan Rasyid Rida yang mengampanyekan gerakan kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits serta pentingnya modernisasi.

Sepulang dari Mekah, K.H. Ahmad Dahlan membawa gagasan segar untuk memodernisasi cara beragama.

Oleh karena itu, tantangan global dan lokal tersebut melengkapi latar belakang berdirinya Muhammadiyah sebagai organisasi modern. Semua dinamika politik dan pemikiran global ini melekat erat dalam latar belakang berdirinya Muhammadiyah pada tahun 1912.

Organisasi ini akhirnya resmi berdiri pada tanggal 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta. Kehadirannya segera membawa perubahan besar melalui pendirian jaringan sekolah modern, panti asuhan, dan rumah sakit.

Baca Juga:  Pendidikan Inklusif adalah Pendidikan untuk Semua

Melalui pemahaman yang utuh mengenai latar belakang berdirinya muhammadiyah, kita dapat melihat bahwa organisasi ini lahir sebagai solusi konkret bagi kemajuan bangsa.***

Share this post:

Share on WhatsApp Share on Telegram Share on X (Twitter) Share on Facebook Share on LinkedIn Share on Email

Mungkin kamu juga tertarik membaca ini:

  • Noun (Kata Benda) - Rifai Hamda - rifaihamda.com
    Noun (Kata Benda)
  • Peran Organisasi Internasional dalam Bisnis Internasional suatu Negara
    Peran Organisasi Internasional dalam Bisnis Internasional suatu Negara
  • Pull Day Workout Adalah
    Pull Day Workout Adalah

Navigasi pos

← Kegagapan dalam Mengoperasikan Teknologi Digital adalah Salah Satu Ciri dari …
Pengamalan Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam Lingkup Literasi Digital dalam Lanskap Digital Adalah … Simak juga 4 Panduan Praktisnya β†’

Artikel Terpopuler

  • About Us (Tentang Kami)
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Disclaimer (Sanggahan)
  • Contact Us (Hubungi Kami)
© 2026 π–—π–Žπ–‹π–†π–Žπ–π–†π–’π–‰π–†.π–ˆπ–”π–’