⏱ Estimated reading time: 6 min read
RIFAIHAMDA.COM – Pernahkah kamu melihat beberapa jenis tumbuhan yang tampak hampir sama, tetapi ternyata memiliki nama dan karakteristik yang berbeda?
Kondisi tersebut sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi salah satu contoh keanekaragaman hayati.
Dalam pelajaran Biologi, keanekaragaman jenis dapat terlihat dari adanya perbedaan ciri antara satu spesies dengan spesies lainnya.
Memahami konsep ini penting agar kamu tidak keliru membedakan keanekaragaman tingkat jenis dengan keanekaragaman tingkat gen.
Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari pengertian keanekaragaman jenis, ciri-cirinya, contoh pada tumbuhan dan hewan, faktor yang membuatnya mudah diamati, serta pentingnya menjaga keberadaan berbagai spesies di alam.
1) Memahami Keanekaragaman Jenis Dalam Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman jenis merupakan salah satu tingkatan dalam keanekaragaman hayati. Tingkatan ini menunjukkan adanya berbagai jenis atau spesies makhluk hidup yang terdapat dalam suatu lingkungan.
Menurut Balai Kliring Keamanan Hayati Kementerian Lingkungan Hidup, keanekaragaman jenis berkaitan dengan keberadaan organisme yang menempati ekosistem darat maupun perairan. Setiap organisme mempunyai ciri yang dapat membedakannya dari organisme lainnya.
Dengan demikian, keanekaragaman jenis dapat terlihat dari adanya perbedaan karakteristik antarspesies.
Perbedaan tersebut dapat diamati melalui bentuk tubuh, ukuran, warna, struktur tubuh, perilaku, hingga karakteristik biologis tertentu.
Konsep ini berbeda dengan keanekaragaman gen. Keanekaragaman gen terjadi pada individu-individu yang masih berada dalam satu spesies, sedangkan keanekaragaman jenis membandingkan organisme yang berbeda spesies.
1.1) Ciri Utama Keanekaragaman Jenis
Ada beberapa karakteristik yang dapat membantu kamu mengenali keanekaragaman jenis. Terdapat lebih dari satu spesies dalam suatu kelompok atau lingkungan.
- Organisme memiliki ciri fisik yang berbeda.
- Perbedaan dapat terlihat pada bentuk, ukuran, warna, atau struktur tubuh.
- Organisme dapat berada dalam genus atau famili yang sama tetapi berbeda spesies.
- Setiap spesies mempunyai karakteristik biologis yang khas.
Perbedaan antarspesies sering kali lebih mudah diamati dibandingkan variasi yang terjadi di dalam satu spesies.
Karena itu, pengamatan langsung terhadap bentuk dan karakter organisme dapat membantu memahami konsep ini.
2) Keanekaragaman Jenis Dapat Terlihat dari Adanya Perbedaan Ciri Fisik

Salah satu cara paling mudah untuk mengenali keanekaragaman jenis adalah dengan mengamati ciri fisik organisme.
Bentuk tubuh, ukuran, warna, struktur bagian tubuh, dan karakteristik lainnya dapat menjadi petunjuk adanya perbedaan antarspesies.
Misalnya, kucing dan harimau sama-sama termasuk dalam famili Felidae. Namun, keduanya mempunyai ukuran tubuh, pola tubuh, perilaku, dan habitat yang berbeda. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya variasi pada tingkat jenis.
2.1) Perbedaan pada Tumbuhan
Pada tumbuhan, keanekaragaman jenis juga dapat diamati dengan mudah. Contohnya terdapat pada kelompok kacang-kacangan.
Kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kacang kapri, dan kacang panjang mempunyai karakteristik masing-masing meskipun masih memiliki hubungan kekerabatan.
Contoh lain dapat ditemukan pada kelompok tumbuhan dalam famili Palmae atau Arecaceae.
Kelapa, aren, dan beberapa jenis palem mempunyai sejumlah persamaan karena masih memiliki hubungan kekerabatan, tetapi tetap menunjukkan perbedaan karakteristik pada tingkat jenis.
Perbedaan tersebut dapat dilihat melalui bentuk batang, daun, buah, ukuran tanaman, maupun karakteristik lainnya.
2.2) Perbedaan pada Hewan
Pada hewan, contoh yang mudah ditemukan adalah kucing, harimau, dan singa. Ketiganya memiliki hubungan kekerabatan karena termasuk dalam kelompok Felidae, tetapi merupakan jenis yang berbeda.
Perbedaannya dapat diamati dari ukuran tubuh, bentuk kepala, pola warna, perilaku, habitat, serta pola makan.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis dapat terlihat dari adanya perbedaan yang cukup jelas antarorganisme.
Indonesia juga memiliki beragam jenis penyu. Kementerian Lingkungan Hidup mencatat beberapa jenis penyu yang mempunyai karakteristik fisik berbeda, seperti penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, penyu pipih, penyu belimbing, dan penyu tempayan.
3) Contoh Keanekaragaman Jenis yang Mudah Ditemukan
Keanekaragaman jenis sebenarnya tidak sulit ditemukan. Kamu dapat mengamatinya di halaman rumah, kebun, sawah, hutan, sungai, maupun lingkungan sekitar.
Beberapa contoh yang dapat digunakan untuk memahami konsep ini antara lain sebagai berikut.
Tumbuhan:
- Kelapa, aren, dan palem
- Kacang tanah, kacang hijau, dan kacang panjang
- Jeruk bali, jeruk nipis, dan jeruk manis
- Jahe dan kunyit
- Padi dan jagung
Hewan:
- Kucing, harimau, dan singa
- Sapi dan kerbau
- Berbagai jenis burung
- Berbagai jenis ikan
- Berbagai jenis penyu
Beberapa contoh tersebut mempunyai tingkat kekerabatan tertentu, tetapi tetap merupakan jenis yang berbeda. Variasi tersebut menjadi salah satu bentuk kekayaan biologis yang terdapat di alam.
4) Perbedaan Keanekaragaman Jenis dan Keanekaragaman Gen
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menganggap semua perbedaan organisme sebagai keanekaragaman jenis. Padahal, perbedaan perlu dilihat berdasarkan tingkat biologisnya.
Keanekaragaman gen terjadi ketika variasi ditemukan pada individu-individu yang masih termasuk dalam satu spesies.
Contohnya dapat berupa variasi warna bunga atau variasi sifat pada varietas tanaman yang masih satu jenis.
Sementara itu, keanekaragaman jenis terjadi ketika perbedaan ditemukan di antara spesies yang berbeda.
Jadi, membandingkan beberapa varietas dalam satu spesies berbeda konsep dengan membandingkan dua atau lebih spesies.
4.1) Cara Sederhana Membedakannya
Untuk memudahkan pemahaman, gunakan pertanyaan sederhana.
Apakah organisme yang dibandingkan masih merupakan satu spesies? Jika iya, perbedaan tersebut kemungkinan berkaitan dengan keanekaragaman gen.
Jika organisme yang dibandingkan sudah merupakan spesies yang berbeda, maka perbedaan tersebut termasuk keanekaragaman jenis.
Cara sederhana ini dapat membantu kamu memahami materi Biologi tanpa harus menghafalkan terlalu banyak istilah.
5) Mengapa Keanekaragaman Jenis Penting bagi Kehidupan
Keanekaragaman jenis memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap organisme mempunyai fungsi tertentu dalam lingkungan, baik sebagai produsen, konsumen, pengurai, maupun bagian dari hubungan ekologis lainnya.
Hilangnya satu spesies juga dapat memengaruhi organisme lain yang mempunyai hubungan dengannya.
Kementerian Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa hilangnya suatu spesies dapat berdampak terhadap sistem ekologis karena tumbuhan dan satwa mempunyai peran dalam penyediaan makanan, pengelolaan populasi, dan tempat berlindung.
Karena itu, menjaga keanekaragaman jenis bukan hanya bertujuan mempertahankan banyaknya organisme.
Upaya tersebut juga berkaitan dengan mempertahankan fungsi dan keseimbangan lingkungan.
6) Cara Mengenali Keanekaragaman Jenis di Lingkungan Sekitar
Kamu dapat melakukan pengamatan sederhana untuk memahami materi ini secara langsung. Pilih satu lokasi, seperti halaman rumah atau taman sekolah.
Catat berbagai organisme yang ditemukan. Setelah itu, amati ciri-ciri fisiknya, seperti bentuk daun pada tumbuhan atau bentuk tubuh pada hewan.
Selanjutnya, kelompokkan organisme berdasarkan persamaan dan perbedaannya. Jika terdapat organisme yang berbeda spesies tetapi memiliki hubungan kekerabatan, kondisi tersebut dapat menjadi contoh keanekaragaman jenis.
Cara belajar melalui pengamatan seperti ini dapat membuat konsep yang sebelumnya terasa abstrak menjadi lebih mudah dipahami.
7) Kesimpulan
Keanekaragaman hayati mempunyai beberapa tingkatan, salah satunya adalah keanekaragaman jenis.
Tingkatan ini menunjukkan adanya variasi antarspesies yang hidup dalam suatu lingkungan.
Dari berbagai contoh yang telah dibahas, dapat dipahami bahwa keanekaragaman jenis dapat terlihat dari adanya perbedaan bentuk tubuh, ukuran, warna, struktur, perilaku, habitat, dan karakteristik biologis lainnya.
Memahami perbedaan antara keanekaragaman gen dan keanekaragaman jenis juga penting agar kamu dapat mengidentifikasi contoh dengan tepat.
Setelah memahami konsep ini, cobalah mengamati tumbuhan dan hewan di lingkungan sekitar untuk menemukan contoh keanekaragaman jenis secara langsung.
Jika artikel ini membantu pemahamanmu, kamu dapat membagikannya kepada teman atau menggunakannya sebagai bahan belajar Biologi. Dengan begitu, semakin banyak orang memahami pentingnya menjaga kekayaan hayati di Indonesia.***
Referensi:
Balai Kliring Keamanan Hayati Kementerian Lingkungan Hidup, Ikhtisar Kehati Indonesia.
BioDiv UIN Walisongo, Keanekaragaman Hayati Tingkat Spesies.
BioDiv UIN Walisongo, Tingkatan Keanekaragaman Hayati.
Universitas Negeri Yogyakarta, materi Keanekaragaman Hayati.








