RIFAIHAMDA.COM โ Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan anak.
Smartphone, tablet, komputer, dan internet dapat membantu anak memperoleh informasi serta mendukung kegiatan belajar.
Namun, penggunaan teknologi tanpa pendampingan dapat menimbulkan berbagai tantangan bagi keluarga.
Lalu, apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital?
Jawabannya bukan sekadar melarang anak menggunakan gadget.
Orang tua perlu hadir sebagai pendamping, pembimbing, pengawas, sekaligus teladan bagi anak.
Melalui artikel ini, kamu akan memahami peran orang tua dalam membangun kebiasaan digital yang sehat, cara mengatur penggunaan teknologi, serta pentingnya memperhatikan kesehatan mental anak di tengah kehidupan digital.
1) Apakah Peran Utama Orang Tua yang Paling Tepat Terkait Penggunaan Teknologi pada Anak di Era Digital
Ketika membahas apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital, hal pertama yang perlu dipahami adalah bahwa teknologi tidak selalu menjadi sesuatu yang harus dijauhkan dari anak.
Teknologi dapat digunakan untuk belajar, mencari informasi, berkomunikasi, maupun mengembangkan kreativitas.
Persoalannya adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan dan sejauh mana orang tua terlibat dalam prosesnya.
Penelitian mengenai pendampingan orang tua menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dapat membantu anak menggunakan teknologi secara lebih tepat, termasuk dengan mengarahkan anak kepada konten yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya.
Karena itu, peran utama orang tua bukan hanya sebagai pihak yang memberikan atau mengambil gadget, tetapi sebagai orang yang membantu anak memahami cara menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
1.1) Orang Tua Sebagai Pendamping Penggunaan Teknologi
Pendampingan menjadi salah satu jawaban penting ketika membahas apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital.
Anak sebaiknya tidak selalu dibiarkan menggunakan perangkat digital sendirian tanpa arahan.
Orang tua dapat menemani ketika anak menonton video, bermain gim, mencari informasi, atau menggunakan aplikasi pembelajaran.
Dengan pendampingan, orang tua dapat mengetahui apa yang dilihat anak sekaligus membantu menjelaskan informasi yang belum dipahami.
Pendampingan juga membuka kesempatan bagi orang tua untuk berkomunikasi dengan anak.
Daripada hanya mengatakan โjangan terlalu lama bermain gadgetโ, orang tua dapat menjelaskan alasan mengapa penggunaan teknologi perlu memiliki batas.
1.2) Orang Tua Sebagai Pengawas Konten Digital
Pengawasan juga menjadi bagian penting dari apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital.
Tidak semua konten yang tersedia di internet sesuai untuk anak.
Karena itu, orang tua perlu memperhatikan aplikasi, video, situs, permainan, dan media sosial yang diakses anak.
Penelitian tentang penggunaan gadget pada anak menunjukkan bahwa orang tua dapat berperan melalui pemantauan akses, pemilihan aplikasi, pembatasan waktu, dan pemberian pemahaman mengenai dampak penggunaan gadget.
Pengawasan sebaiknya dilakukan secara proporsional. Tujuannya bukan membuat anak merasa selalu dicurigai, melainkan membantu anak secara bertahap memahami mana konten yang aman, bermanfaat, dan sesuai untuk dirinya.
1.3) Orang Tua Sebagai Pembimbing Kebiasaan Digital
Menjawab apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital, pembimbingan tidak kalah penting dibandingkan pengawasan.
Anak perlu belajar bahwa gadget bukan satu-satunya sumber hiburan.
Waktu menggunakan perangkat digital perlu diseimbangkan dengan tidur yang cukup, aktivitas fisik, belajar, bermain, membaca, dan interaksi bersama keluarga.
Orang tua dapat membuat aturan sederhana, misalnya menentukan waktu khusus untuk menggunakan gadget dan waktu bebas perangkat.
Penelitian tahun 2026 juga menunjukkan beberapa bentuk keterlibatan orang tua dalam penggunaan teknologi anak, termasuk pembatasan waktu, pengawasan konten, komunikasi, pemberian teladan, penetapan aturan, serta pendampingan ketika anak belajar.
2) Mengapa Kesehatan Mental Anak Perlu Diperhatikan
Pembahasan apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital tidak dapat dipisahkan dari kesehatan mental.
Dunia digital dapat memberikan manfaat bagi anak, tetapi pengalaman digital juga dapat memengaruhi kehidupan sosial dan emosional mereka.
Penggunaan teknologi yang tidak seimbang dapat membuat anak kehilangan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan keluarga maupun lingkungan.
Karena itu, orang tua perlu memperhatikan perubahan perilaku anak.
Misalnya, apakah anak menjadi terlalu sulit berhenti menggunakan gadget, kehilangan minat terhadap aktivitas lain, atau semakin jarang berkomunikasi dengan keluarga.
Perhatian tersebut bukan berarti setiap perubahan perilaku pasti disebabkan oleh teknologi.
Orang tua perlu melihat kondisi anak secara menyeluruh dan membangun komunikasi terbuka.
Salah satu cara menerapkan jawaban dari apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital adalah mengenalkan teknologi sebagai alat, bukan sebagai pusat kehidupan anak.
Teknologi dapat digunakan untuk belajar dan bereksplorasi. Anak juga dapat diajak membuat sesuatu menggunakan teknologi, bukan hanya menjadi pengguna pasif.
Misalnya, orang tua dapat menemani anak mencari informasi untuk tugas sekolah, membuat gambar digital, mengikuti materi pembelajaran, atau menonton konten edukatif kemudian mendiskusikannya bersama.
Pendekatan seperti ini membantu anak memahami bahwa perangkat digital mempunyai fungsi yang lebih luas daripada sekadar bermain.
3) Buku yang dapat Membantu Orang Tua Memahami Anak di Era Digital
Bagi orang tua yang ingin memperluas wawasan mengenai kondisi anak di tengah perkembangan teknologi, buku Kesehatan Mental Anak pada Era Digital, Tantangan, Fakta, dan Harapan dapat menjadi salah satu pilihan bacaan.

Buku tersebut tersedia di Shopee dan tercantum dalam kategori Buku Non-Fiksi serta Parenting & Keluarga.
Halaman produk juga mencantumkan produk sebagai buku dari Gramedia.
Lihat buku Kesehatan Mental Anak pada Era Digital di Shopee
Buku seperti ini dapat ditempatkan sebagai pendamping bacaan ketika orang tua sedang berusaha memahami hubungan antara kehidupan anak, perkembangan digital, dan aspek kesehatan mental.
Hubungannya berada pada kebutuhan utama orang tua untuk memahami anak ketika teknologi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ketika mencari jawaban apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital, orang tua membutuhkan lebih dari sekadar aturan screen time.
Orang tua juga perlu memahami cara berkomunikasi dengan anak, mengenali kebutuhan perkembangan anak, serta memahami kemungkinan tantangan yang muncul dari lingkungan digital.
Modul pengasuhan di era digital dari Kementerian Pendidikan juga menempatkan keluarga dan orang tua sebagai komponen penting dalam pendidikan anak.
Materi tersebut menekankan pentingnya bimbingan, pendampingan, pengontrolan penggunaan gadget, serta optimalisasi manfaat teknologi.
Dengan demikian, buku parenting dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkaya pemahaman orang tua sebelum menerapkan aturan teknologi di rumah.
4) Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Orang Tua
Memahami apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital juga berarti memahami beberapa pendekatan yang kurang tepat.
Pertama, melarang teknologi secara total tanpa memberikan alternatif aktivitas. Anak justru perlu belajar menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Kedua, memberikan gadget tanpa aturan yang jelas. Anak membutuhkan batasan yang konsisten agar memahami kapan perangkat boleh digunakan dan kapan harus berhenti.
Ketiga, hanya mengawasi anak tetapi tidak memberikan contoh. Anak dapat melihat kebiasaan orang tua dalam menggunakan smartphone. Karena itu, keteladanan menjadi bagian penting dari pendidikan digital di keluarga.
Keempat, menjadikan gadget sebagai satu-satunya cara untuk menenangkan anak. Kebiasaan tersebut dapat membuat anak semakin bergantung pada perangkat ketika menghadapi rasa bosan atau emosi tertentu.
5) Langkah Sederhana Menerapkan Pendampingan Digital di Rumah
Setelah memahami apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital, langkah berikutnya adalah menerapkannya secara bertahap.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu:
- membuat aturan penggunaan gadget yang mudah dipahami;
- menentukan waktu penggunaan dan waktu bebas gadget;
- memilih konten sesuai usia anak;
- mendampingi anak ketika mengakses konten tertentu;
- mengajak anak berdiskusi tentang apa yang dilihatnya;
- memberikan aktivitas alternatif tanpa perangkat;
- memberikan contoh penggunaan teknologi yang sehat; dan
- memperhatikan perubahan perilaku dan emosi anak.
Tidak perlu langsung membuat aturan yang terlalu rumit. Konsistensi jauh lebih penting daripada banyaknya aturan.
Orang tua juga dapat mengubah penggunaan teknologi menjadi kesempatan belajar bersama.
Misalnya, ketika anak menemukan video edukasi, orang tua dapat mengajukan pertanyaan sederhana.
Ketika anak memainkan permainan tertentu, orang tua dapat melihat apakah permainan tersebut memberikan stimulasi yang sesuai.
Dengan pendekatan tersebut, teknologi tidak hanya menjadi sumber hiburan, tetapi juga menjadi media untuk berdiskusi dan belajar.
Kajian tentang literasi digital anak juga menunjukkan pentingnya keterlibatan orang tua sebagai pembimbing, penyedia sarana belajar, pemberi dorongan, sekaligus pengontrol penggunaan media digital.
Jadi, apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital?
Peran tersebut terutama berupa pendampingan, pengawasan, dan pembimbingan.
Orang tua tidak harus menjauhkan anak dari teknologi. Yang lebih penting adalah membantu anak memahami cara menggunakan teknologi secara sehat, aman, seimbang, dan bertanggung jawab.
Untuk memperdalam wawasan mengenai kondisi anak di tengah perkembangan teknologi, buku Kesehatan Mental Anak pada Era Digital, Tantangan, Fakta, dan Harapan dapat dipertimbangkan sebagai bacaan pendamping.
Jika artikel ini bermanfaat, bagikan kepada orang tua atau keluarga lain yang sedang berusaha membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih sehat bagi anak.
Pada akhirnya, jawaban dari apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital bukan sekadar mengawasi gadget, melainkan hadir untuk membimbing anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.***
Referensi:
Alia, T., & Irwansyah. Pendampingan Orang Tua pada Anak Usia Dini dalam Penggunaan Teknologi Digital. Polyglot, Jurnal Ilmiah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pengasuhan di Era Digital. Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Junianti, A., Rahman, T., & Sianturi, R. Peran Pendampingan Orang Tua Dalam Penggunaan Gadget Untuk Menjaga Digital Well-Being Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Cahaya PAUD, 2026.
Yunita, W., dkk. Pentingnya Peran Orangtua Mendampingi Anak Usia Dini dalam Penggunaan Gadget. Journal of Community Empowerment, 2025.
Putri, A., & Roesminingsih, M. V. Peran Orang Tua dalam Pendampingan Anak Usia Dini Saat Menggunakan Gadget. J+PLUS UNESA, 2021.








