Skip to content

𝖗𝖎𝖋𝖆𝖎𝖍𝖆𝖒𝖉𝖆.𝖈𝖔𝖒

𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 • 𝗕𝗶𝘀𝗻𝗶𝘀 • 𝗧𝗲𝗸𝗻𝗼𝗹𝗼𝗴𝗶

Menu
  • Beranda
  • Artikel Terbaru
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lainnya
  • Produk Saya
Menu

Beranda » Pendidikan » Pendidikan Umum » Setelah Menelaah Infografis Mengenai Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional, Temukan Keterkaitan Antara Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional Dengan Konsep Pendidikan Budi Pekerti yang Dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara

Setelah Menelaah Infografis Mengenai Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional, Temukan Keterkaitan Antara Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional Dengan Konsep Pendidikan Budi Pekerti yang Dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara

Setelah Menelaah Infografis Mengenai Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional, Temukan Keterkaitan Antara Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional Dengan Konsep Pendidikan Budi Pekerti yang Dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara

Posted on 22 Desember 202529 Agustus 2026 by Rifai Hamda

RIFAIHAMDA.COM – Setelah menelaah infografis mengenai Pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan nasional, temukan keterkaitan antara Pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan nasional dengan konsep pendidikan budi pekerti yang dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara.

Berikut akan dibahas mengenai topik, setelah menelaah infografis mengenai Pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan nasional, temukan keterkaitan antara Pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan nasional dengan konsep pendidikan budi pekerti yang dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara.

Daftar Isi sembunyikan
Setelah Menelaah Infografis Mengenai Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional, Temukan Keterkaitan Antara Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional Dengan Konsep Pendidikan Budi Pekerti yang Dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara

Setelah Menelaah Infografis Mengenai Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional, Temukan Keterkaitan Antara Pancasila Sebagai Landasan Filosofi Pendidikan Nasional Dengan Konsep Pendidikan Budi Pekerti yang Dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara

Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi landasan filosofi pendidikan nasional yang mengatur arah, tujuan, dan nilai-nilai yang harus diinternalisasi dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam lima sila, mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa hingga Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi pedoman moral dan etika dalam proses pendidikan untuk membentuk peserta didik yang berkarakter dan bermartabat.

Baca Juga:  Ruang GTK Rumah Pendidikan yang Nyaman Dapat Tingkatkan Produktivitas

Konsep pendidikan budi pekerti yang dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara sangat relevan dengan Pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan nasional.

Dewantara menekankan bahwa pendidikan harus memanusiakan manusia secara utuh, tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual tetapi juga membentuk moral, sopan santun, tanggung jawab, dan rasa hormat kepada sesama.

Pendidikan menurutnya adalah proses pembentukan watak peserta didik yang harmonis antara cipta (akal), rasa (perasaan), dan karsa (kemauan).

Hubungan antara Pancasila dan pendidikan budi pekerti Ki Hadjar Dewantara terletak pada kesamaan nilai dasar yang menjadi tujuan pendidikan nasional.

Nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab selaras dengan prinsip budi pekerti yang menekankan sikap toleran, empati, dan solidaritas.

Begitu pula nilai persatuan Indonesia mendorong rasa cinta tanah air dan kebangsaan, yang juga menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter menurut Dewantara.

Baca Juga:  Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?

Dengan demikian, setelah menelaah infografis mengenai Pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan nasional, dapat disimpulkan bahwa Pancasila menyediakan fondasi nilai yang kemudian diterjemahkan dalam praktik pendidikan budi pekerti.

Pendidikan budi pekerti menjadi cara konkret untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan peserta didik sehari-hari, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan bertanggung jawab sebagai warga negara.***

Bagikan Artikel Ini?

Share on WhatsApp Share on Telegram Share on Facebook Share on LinkedIn Share on X (Twitter) Share on Email

Baca Artikel Lainnya?

  • Sebuah foto suasana kegiatan pendidikan non formal di luar ruangan pada waktu matahari terbit, menampilkan empat orang dewasa multi-usia duduk bersila di atas tikar di sebuah perkampungan. Seorang pria paruh baya Afrika sedang memberikan instruksi mendetail mengenai teknik tenun tradisional kepada tiga peserta didik lainnya yang menyimak dengan penuh perhatian, merepresentasikan pembelajaran keterampilan praktis dan berbasis komunitas. Latar belakang menunjukkan rumah-rumah beratapkan jerami, pohon-pohon besar, dan interaksi sosial yang kabur, disinari cahaya keemasan pagi yang hangat dan lembut.
    Pendidikan Non Formal, 5 Manfaat dan Panduan Memahaminya Lebih Mendalam
  • Pendidikan Vokasi Diarahkan Terutama untuk 5 Tujuan Penting dalam Menyiapkan Lulusan Siap Kerja
    Pendidikan Vokasi Diarahkan Terutama untuk 5 Tujuan Penting dalam Menyiapkan Lulusan Siap Kerja
  • Ilustrasi siswa belajar Pendidikan Kewarganegaraan untuk memahami bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dalam menumbuhkan rasa identitas nasional melalui Pancasila, keberagaman, dan persatuan Indonesia.
    Bagaimana Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Menumbuhkan Rasa Identitas Nasional? 5 Hal Perlu Dipahami
  • Siswa sedang menulis di buku catatan di meja belajar dengan pulpen estetik custom dan buku pelajaran Pancasila. Meskipun tampak pulpen estetik, gambar tersebut secara keseluruhan melambangkan semangat belajar dan pemahaman mendalam tentang pandangan hidup bangsa dan ideologi bagi negara indonesia adalah Pancasila, yang mendasari setiap pemikiran dan tindakan dalam menuntut ilmu.
    Pandangan Hidup Bangsa dan Ideologi bagi Negara Indonesia Adalah Pancasila, Ini 8 Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Ilustrasi yang menunjukkan apakah peran utama orang tua yang paling tepat terkait penggunaan teknologi pada anak di era digital adalah menjadi pendamping, teladan, dan pembimbing, seperti yang terlihat pada seorang ibu yang menemani anaknya menggunakan tablet di rumah.
    Apakah Peran Utama Orang Tua yang Paling Tepat Terkait Penggunaan Teknologi pada Anak di Era Digital, 3 Peran Penting yang Perlu Dipahami
  • Sebuah foto analog berbutir tahun 1985 yang menangkap tiga siswa SMA Indonesia dalam seragam sekolah (putih dan abu-abu), duduk mengelilingi meja kayu yang sudah tua di dalam ruang kelas. Mereka terlihat serius dan fokus menulis di buku catatan. Salah satu siswa perempuan memegang pulpen VIRAL 4IN1 berwarna biru yang khas dengan pesona tersenyum terpasang. Gambar ini mencerminkan lingkungan belajar di tengah pembahasan tantangan menjaga identitas kebangsaan di era globalisasi. Latar belakang buram menampilkan papan tulis dan buku-buku teks.
    Apa Saja Tantangan Yang Dihadapi Dalam Menjaga Identitas Kebangsaan di Era Globalisasi? 5 Tantangan Penting yang Perlu Dipahami
  • Apa yang Dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam Rifai Hamda rifaihamda.com
    Apa yang dimaksud dengan menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam?
  • Berikut Ini Termasuk Dalam Situs MOOC, 7 Platform Pembelajaran Online yang Wajib Diketahui
    Berikut Ini Termasuk Dalam Situs MOOC, 7 Platform Pembelajaran Online yang Wajib Diketahui

Artikel Terpopuler

  • About Me (Tentang Saya)
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Disclaimer (Sanggahan)
  • Contact Me (Hubungi Saya)
© 2026 𝖗𝖎𝖋𝖆𝖎𝖍𝖆𝖒𝖉𝖆.𝖈𝖔𝖒