RIFAIHAMDA.COM β Dunia saat ini bergerak sangat cepat menuju digitalisasi total. Namun, tidak semua orang bisa mengikuti ritme perubahan ini dengan mudah.
Kenyataannya, kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari kesenjangan sosial yang masih terjadi di masyarakat modern.
Bagi sebagian kelompok, terutama generasi tua, adaptasi ini terasa amat berat. Mereka sering kali merasa terasing di tengah kepungan aplikasi dan gawai pintar.
Kondisi kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari minimnya pendampingan teknologi di lingkungan keluarga.
1) Kegagapan dalam Mengoperasikan Teknologi Digital adalah Salah Satu Ciri dari Imigran Digital (Digital Immigrant)
Kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari imigran digital (digital immigrant). Istilah ini merujuk pada generasi yang lahir sebelum maraknya teknologi digital dan internet.
Mereka umumnya perlu beradaptasi dan belajar lebih keras untuk menguasai perangkat modern dibandingkan digital native (generasi yang lahir dan tumbuh di era digital).
Selain itu, kita juga sering menganggap kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari gagap teknologi, atau disingkat sebagai gaptek.
Namun, menjadi βgaptekβ di era sekarang bukanlah sebuah label permanen, melainkan sebuah fase adaptasi. Dengan pendampingan yang tepat, pelatihan yang inklusif, dan desain teknologi yang ramah pengguna (user-friendly), kegagapan ini bisa dikikis secara perlahan.
Dalam konteks sosiologi, komunikasi, dan perkembangan dunia modern, kondisi ini juga merupakan indikator dari beberapa fenomena berikut:
1) Kesenjangan Digital (Digital Divide)
Kesenjangan digital adalah jurang pemisah antara individu, kelompok, atau wilayah yang memiliki akses dan kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dengan mereka yang tidak memiliki akses atau kemampuan tersebut. Gagap teknologi merupakan cerminan nyata dari adanya ketimpangan ini di masyarakat.
2) Rendahnya Literasi Digital
Literasi digital bukan hanya soal bisa membaca di layar ponsel, melainkan kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan komunikasikan informasi menggunakan teknologi. Ketika seseorang gagap mengoperasikannya, itu tanda bahwa indeks literasi digitalnya masih perlu ditingkatkan.
3) Gegar Budaya Digital (Digital Culture Shock)
Fenomena ini terjadi ketika laju perkembangan teknologi bergerak jauh lebih cepat daripada kemampuan adaptasi budaya dan mental masyarakatnya. Akibatnya, muncul rasa bingung, cemas, atau kewalahan saat harus berhadapan dengan sistem digital yang baru.
2) Mengatasi Kegagapan dalam Mengoperasikan Teknologi Digital adalah Salah Satu Ciri dari Imigran Digital (Digital Immigrant) dengan Cara Edukasi dan Adaptasi
Pemerintah dan lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam memotong rantai ketimpangan ini. Tanpa program pelatihan yang inklusif, masyarakat pelosok akan terus tertinggal.
Kita harus sadar bahwa kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari rendahnya indeks literasi digital nasional.
Penyedia layanan publik juga harus menciptakan sistem yang ramah pengguna. Desain aplikasi yang terlalu rumit justru memperparah keadaan bagi pemula.
Pada akhirnya, kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari belum matangnya ekosistem infrastruktur digital yang ramah pada semua umur.
Sektor swasta pun perlu ikut ambil bagian melalui program tanggung jawab sosial. Pelatihan UMKM berbasis digital sangat penting untuk mendongkrak roda perekonomian daerah.
Jika dibiarkan, kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari hambatan besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.
3) Langkah Nyata Menuju Perubahan
Kolaborasi dari berbagai pihak adalah kunci utama untuk menyelesaikan masalah ini. Edukasi yang konsisten akan membantu masyarakat keluar dari zona ketidaktahuan.
Bagaimanapun, kegagapan dalam mengoperasikan teknologi digital adalah salah satu ciri dari tantangan zaman yang harus kita selesaikan bersama demi kemajuan bangsa.***



