5. Kata Benda Berdasarkan Kasusnya
A. Nominative Case (Kasus Sebagai Subjek)
Terbagi dalam 3 jenis kasus yaitu sebagai berikut:
- Subject (subjek utama dalam sebuah kalimat), umumnya terletak sebelum kata kerja atau kata kerja bantu. Contohnya: Mother went to the market yesterday. (Ibu pergi ke pasar kemarin).
- Apposition (keterangan tambahan), menerangkan kata benda lain yang berfungsi sebagai subjek. Biasanya ditulis di antara dua tanda koma. Contohnya: Mr. Billy, my teacher, was here last week. (Tuan Billy, guruku, kesini minggu lalu).
- Complement (pelengkap), berfungsi untuk menerangkan subjek. Pada umumnya terletak setelah kata kerja bantu (auxiliary verb). Contohnya: George is a lawyer. (George adalah seorang pengacara).
B. Objective Case (Kasus Sebagai Objek)
Terbagi dalam 2 jenis kasus yaitu sebagai berikut:
- Accusative case, jika objeknya merupakan objek langsung. Contohnya: She is wrote a letter. (Dia menulis sebuah surat).
- Dative case, jika obyeknya merupakan objek tidak langsung. Contohnya: She asked me a quiz. (Dia bertanya padaku sebuah kuis).
Cara gampang bisa membedakan yang mana accusative dan dative case adalah dengan mempertanyakan kata kerjanya (verb). Misalnya:
- She is wrote a letter, maka tanyakan โmenulis apa?โ dan bisa kita lihat jawabannya langsung yaitu โa letter (sebuah surat)โ. Sehingga kalimat tersebut memiliki kasus sebagai accusative case.
- She asked me a quiz, maka tanyakan โmenanyakan apa?โ dan bisa kita lihat jawabannya tidak langsung karena ada kata โme (saya)โ baru setelahnya jawaban dari pertanyaan yaitu โa quiz (sebuah kuis)โ. Sehingga kalimat tersebut memiliki kasus sebagai dative case.
C. Possessive Case (Kasus Sebagai Kepunyaan)
Possessive Case dapat juga disebut genitif case. Pada kasus ini kata benda berfungsi untuk menunjukkan kepunyaan atau kepemilikan dengan cara menambahkan tanda apostrophe (โ) atau apostrophe s (โs). Contohnya sebagai berikut:
- the boyโs book = buku anak laki-laki itu
- Aniโs mother = ibunya Anis
Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan dalam pembentukan possessive case, yaitu :
(1) Bila kata bendanya tunggal (singular noun), maka untuk membentuk kasus kepemilikan harus ditambah dengan apostrophe s (โs) di belakang kata bendanya. Contohnya:
- my uncleโs son = anak pamanku
- my fatherโs car = mobil ayahku
- her friendโs house = rumah temannya
- the manโs watch = arloji laki-laki itu
(2) Bila kata bendanya berbentuk jamak yang tidak beraturan (irregular plural noun) atau tidak mendapatkan tambahan s/es, maka harus ditambah dengan tanda (โs) di belakang kata benda jamak tersebut. Contohnya:
- the womenโs cars = mobil-mobil milik para wanita itu
- the menโs bags = tas-tas milik para pria itu
- the my childrenโs toys = mainan-mainan milik anak-anakku
- the gentlemenโs shoes = sepatu-sepatu milik para pria itu
(3) Bila kata bendanya berbentuk jamak yang berakhiran dengan huruf -s, maka untuk menunjukkan kepemilikan hanya ditambah dengan tanda apostrophe (โ) saja. Contohnya:
- the girlsโ shoes = sepatu-sepatu milik para gadis itu
- the boysโ books = buku-buku milik anak-anak lelaki itu
- the birdsโ feathers = bulu-bulu dari burung-burung itu
- the mothersโ scarfs = syal-syal milik para ibu itu
(4) Bila kata bendanya berupa nama diri (proper noun) yang berakhiran dengan huruf -s, maka hanya ditambah tanda (โ) saja. Contohnya:
- Archimedesโ laws = hukum Archimedes
- Anisโ book = buku Anis
- Lilisโ mother = ibunya Lilis
Dari beberapa contoh pembentukan possessive case di atas dapat diketahui bahwa bentuk possessive case dengan apostrophe (โ) atau apostrophe s (โs) bisa dibuat pada kata benda yang bernyawa/berjiwa dan beberapa bisa juga pada kata benda yang tidak bernyawa/berjiwa namun tidak semua.
Berikut contoh possessive case dengan apostrophe (โ) atau apostrophe s (โs) yang dibuat pada kata benda yang bernyawa/berjiwa.
- Jimmyโs book = Buku milik Jimmy
- fatherโs car = mobil milik ayah
- the teacherโs bag = tas milik guru itu
- the studentโs magazine = majalah milik pelajar itu
- uncleโs house = rumah milik paman
- the lionโs skin = kulit singa itu
- dogโs bark = gonggongan anjing
- birdโs feather = bulu burung
- the catโs tail = ekor kucing itu
Berikut contoh possessive case dengan apostrophe (โ) atau apostrophe s (โs) yang bisa juga dibuat pada kata benda yang tidak bernyawa/berjiwa, namun tidak semua, hanya pada beberapa kasus saja, yaitu sebagai berikut:
(1) Pada kata benda yang menunjukkan waktu. Contohnya:
- todayโs newspaper = koran hari ini
- yesterdayโs lesson = pelajaran kemarin
- a weekโs work = pekerjaan seminggu
- two weekโs vacation = liburan dua minggu
(2) Pada kata benda yang menunjukkan jarak atau ukuran (berat). Contohnya:
- a mileโs distance = jaraknya satu mil
- a poundโs weight = beratnya satu pon
- five metresโ length = panjangnya lima meter
- a kiloโs weight = beratnya satu kilo
- five mileโs walk = perjalanan lima mil
(3) Pada kata benda yang berupa nama negara yang menunjukkan kehebatannya. Contohnya:
- Indonesianโs patriots = pahlawan-pahlawan Indonesia
- Americaโs power = kekuatan Amerika
- Indonesianโs force = angkat bersenjata Indonesia
(4) Pada kata benda yang menunjukkan kebesaran, kemuliaan dan keagungan. Contohnya:
- the sunโs rays = sinar matahari
- the courtโs decision = keputusan pengadilan
- the oceanโs wave = gelombang laut
- dutyโs call = panggilan tugas
Contoh lainnya, ada juga ditemukan kata benda bernyawa/berjiwa atau tidak bernyawa/berjiwa yang menunjukkan kepemilikan terhadap suatu tempat atau gedung, terkadang tempat atau gedung tersebut dihilangkan. Contohnya:
- Ramayanaโs book store >>> Ramayanaโs = toko buku Ramayana
- Jimmyโs restaurant >>> Jimmyโs = restoran Jimmy
Sedangkan, pada umumnya, jika possessive case dibentuk dari benda tak bernyawa/berjiwa atau dengan kata lain kata benda yang menunjukkan kepemilikan terhadap suatu benda lainnya, maka harus digunakan of untuk menggantikan tanda apostrophe. Contohnya:
- the door of the room = pintu kamar itu
- the roof of the house = atap rumah itu
- the foot of the mountain = kaki gunung itu
- the leg of the chair = kaki kursi itu
- the cover of the book = sampul buku itu
- the lamp of the car = lampu mobil itu
Atau bisa juga dibentuk seakan-akan seperti kata sifat (adjective). Contohnya:
- the door of the room >>> the room door = pintu kamar itu
- the snow of winter >>> the winter snow = salju musim dingin itu
- the lamp of the car >>> the car lamp = lampu mobil itu
Personal Exercise (Latihan Soal Mandiri)
One day, a student named Andi visited Borobudur Temple with his teacher and classmates, consist of 14 boys and 15 girls. They joined a group of visitors and saw a herd of deer near the gate. Inside, Andi admired statues made of stone, wood, and bronze. He felt a deep respect for the culture, grew his love for history, and gained new knowledge. At the end of the trip, they returned to school with happy memories.
Dari teks cerita di atas, tentukan yang mana nominative case (subject, apposition, complement), objective case (accusative, dative), dan possessive case pada kalimat berikut!
- A student named Andi visited Borobudur Temple.
- They joined a group of visitors and saw a herd of deer.
- Andi admired statues.
- He felt a deep respect.
- At the end of the trip, they returned to school.
๐ด Klik kunci jawabannya di sini !!!
- Student = nominative case (subject) || Andi = nominative case (apposition) || Borobudur Temple = objective case (accusative).
- They = nominative case (subject) || visitors = objective case (accusative case) || deer = objective case (accusative).
- Andi = nominative case (subject) || statues = objective case (accusative).
- He = nominative case (subject) || respect = objective case (accusative).
- the end of the trip = possessive case || they = nominative case (subject) || school = objective case (accusative).
Materi selanjutnya adalah ADJECTIVE (KATA SIFAT)
Atau kembali ke DAFTAR ISI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS, sebagai panduan / alur belajar.



