Skip to content

๐–—๐–Ž๐–‹๐–†๐–Ž๐–๐–†๐–’๐–‰๐–†.๐–ˆ๐–”๐–’

The Updated Second Brain of Rifai Hamda

Menu
  • Beranda
  • Artikel Terbaru
  • Bahas Berita
    • Berita Olahraga
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Pendidikan
    • Belajar Bahasa Inggris
  • Kesehatan
    • Psikologi
Menu

Beranda » Pendidikan » Belajar Bahasa Inggris » Noun (Kata Benda)

Noun (Kata Benda)

Posted on 1 September 202522 Desember 2025 by Rifai Hamda
Daftar Isi tampilkan
1) 5. Kata Benda Berdasarkan Kasusnya
1.1) A. Nominative Case (Kasus Sebagai Subjek)
1.2) B. Objective Case (Kasus Sebagai Objek)
1.3) C. Possessive Case (Kasus Sebagai Kepunyaan)
2) Personal Exercise (Latihan Soal Mandiri)

5. Kata Benda Berdasarkan Kasusnya

A. Nominative Case (Kasus Sebagai Subjek)

Terbagi dalam 3 jenis kasus yaitu sebagai berikut:

  1. Subject (subjek utama dalam sebuah kalimat), umumnya terletak sebelum kata kerja atau kata kerja bantu. Contohnya: Mother went to the market yesterday. (Ibu pergi ke pasar kemarin).
  2. Apposition (keterangan tambahan), menerangkan kata benda lain yang berfungsi sebagai subjek. Biasanya ditulis di antara dua tanda koma. Contohnya: Mr. Billy, my teacher, was here last week. (Tuan Billy, guruku, kesini minggu lalu).
  3. Complement (pelengkap), berfungsi untuk menerangkan subjek. Pada umumnya terletak setelah kata kerja bantu (auxiliary verb). Contohnya: George is a lawyer. (George adalah seorang pengacara).

B. Objective Case (Kasus Sebagai Objek)

Terbagi dalam 2 jenis kasus yaitu sebagai berikut:

  1. Accusative case, jika objeknya merupakan objek langsung. Contohnya: She is wrote a letter. (Dia menulis sebuah surat).
  2. Dative case, jika obyeknya merupakan objek tidak langsung. Contohnya: She asked me a quiz. (Dia bertanya padaku sebuah kuis).

Cara gampang bisa membedakan yang mana accusative dan dative case adalah dengan mempertanyakan kata kerjanya (verb). Misalnya:

  • She is wrote a letter, maka tanyakan โ€œmenulis apa?โ€ dan bisa kita lihat jawabannya langsung yaitu โ€œa letter (sebuah surat)โ€. Sehingga kalimat tersebut memiliki kasus sebagai accusative case.
  • She asked me a quiz, maka tanyakan โ€œmenanyakan apa?โ€ dan bisa kita lihat jawabannya tidak langsung karena ada kata โ€œme (saya)โ€ baru setelahnya jawaban dari pertanyaan yaitu โ€œa quiz (sebuah kuis)โ€. Sehingga kalimat tersebut memiliki kasus sebagai dative case.

C. Possessive Case (Kasus Sebagai Kepunyaan)

Possessive Case dapat juga disebut genitif case. Pada kasus ini kata benda berfungsi untuk menunjukkan kepunyaan atau kepemilikan dengan cara menambahkan tanda apostrophe (โ€˜) atau apostrophe s (โ€˜s). Contohnya sebagai berikut:

  • the boyโ€™s book = buku anak laki-laki itu
  • Aniโ€™s mother = ibunya Anis

Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan dalam pembentukan possessive case, yaitu :

(1) Bila kata bendanya tunggal (singular noun), maka untuk membentuk kasus kepemilikan harus ditambah dengan apostrophe s (โ€˜s) di belakang kata bendanya. Contohnya:

  • my uncleโ€™s son = anak pamanku
  • my fatherโ€™s car = mobil ayahku
  • her friendโ€™s house = rumah temannya
  • the manโ€™s watch = arloji laki-laki itu
Baca Juga:  Daftar Isi Pembelajaran Bahasa Inggris

(2) Bila kata bendanya berbentuk jamak yang tidak beraturan (irregular plural noun) atau tidak mendapatkan tambahan s/es, maka harus ditambah dengan tanda (โ€™s) di belakang kata benda jamak tersebut. Contohnya:

  • the womenโ€™s cars = mobil-mobil milik para wanita itu
  • the menโ€™s bags = tas-tas milik para pria itu
  • the my childrenโ€™s toys = mainan-mainan milik anak-anakku
  • the gentlemenโ€™s shoes = sepatu-sepatu milik para pria itu

(3) Bila kata bendanya berbentuk jamak yang berakhiran dengan huruf -s, maka untuk menunjukkan kepemilikan hanya ditambah dengan tanda apostrophe (โ€™) saja. Contohnya:

  • the girlsโ€™ shoes = sepatu-sepatu milik para gadis itu
  • the boysโ€™ books = buku-buku milik anak-anak lelaki itu
  • the birdsโ€™ feathers = bulu-bulu dari burung-burung itu
  • the mothersโ€™ scarfs = syal-syal milik para ibu itu

(4) Bila kata bendanya berupa nama diri (proper noun) yang berakhiran dengan huruf -s, maka hanya ditambah tanda (โ€™) saja. Contohnya:

  • Archimedesโ€™ laws = hukum Archimedes
  • Anisโ€™ book = buku Anis
  • Lilisโ€™ mother = ibunya Lilis

Dari beberapa contoh pembentukan possessive case di atas dapat diketahui bahwa bentuk possessive case dengan apostrophe (โ€™) atau apostrophe s (โ€™s) bisa dibuat pada kata benda yang bernyawa/berjiwa dan beberapa bisa juga pada kata benda yang tidak bernyawa/berjiwa namun tidak semua.

Berikut contoh possessive case dengan apostrophe (โ€™) atau apostrophe s (โ€™s) yang dibuat pada kata benda yang bernyawa/berjiwa.

  • Jimmyโ€™s book = Buku milik Jimmy
  • fatherโ€™s car = mobil milik ayah
  • the teacherโ€™s bag = tas milik guru itu
  • the studentโ€™s magazine = majalah milik pelajar itu
  • uncleโ€™s house = rumah milik paman
  • the lionโ€™s skin = kulit singa itu
  • dogโ€™s bark = gonggongan anjing
  • birdโ€™s feather = bulu burung
  • the catโ€™s tail = ekor kucing itu

Berikut contoh possessive case dengan apostrophe (โ€™) atau apostrophe s (โ€™s) yang bisa juga dibuat pada kata benda yang tidak bernyawa/berjiwa, namun tidak semua, hanya pada beberapa kasus saja, yaitu sebagai berikut:

(1) Pada kata benda yang menunjukkan waktu. Contohnya:

  • todayโ€™s newspaper = koran hari ini
  • yesterdayโ€™s lesson = pelajaran kemarin
  • a weekโ€™s work = pekerjaan seminggu
  • two weekโ€™s vacation = liburan dua minggu
Baca Juga:  Adjective (Kata Sifat)

(2) Pada kata benda yang menunjukkan jarak atau ukuran (berat). Contohnya:

  • a mileโ€™s distance = jaraknya satu mil
  • a poundโ€™s weight = beratnya satu pon
  • five metresโ€™ length = panjangnya lima meter
  • a kiloโ€™s weight = beratnya satu kilo
  • five mileโ€™s walk = perjalanan lima mil

(3) Pada kata benda yang berupa nama negara yang menunjukkan kehebatannya. Contohnya:

  • Indonesianโ€™s patriots = pahlawan-pahlawan Indonesia
  • Americaโ€™s power = kekuatan Amerika
  • Indonesianโ€™s force = angkat bersenjata Indonesia

(4) Pada kata benda yang menunjukkan kebesaran, kemuliaan dan keagungan. Contohnya:

  • the sunโ€™s rays = sinar matahari
  • the courtโ€™s decision = keputusan pengadilan
  • the oceanโ€™s wave = gelombang laut
  • dutyโ€™s call = panggilan tugas

Contoh lainnya, ada juga ditemukan kata benda bernyawa/berjiwa atau tidak bernyawa/berjiwa yang menunjukkan kepemilikan terhadap suatu tempat atau gedung, terkadang tempat atau gedung tersebut dihilangkan. Contohnya:

  • Ramayanaโ€™s book store >>> Ramayanaโ€™s = toko buku Ramayana
  • Jimmyโ€™s restaurant >>> Jimmyโ€™s = restoran Jimmy

Sedangkan, pada umumnya, jika possessive case dibentuk dari benda tak bernyawa/berjiwa atau dengan kata lain kata benda yang menunjukkan kepemilikan terhadap suatu benda lainnya, maka harus digunakan of untuk menggantikan tanda apostrophe. Contohnya:

  • the door of the room = pintu kamar itu
  • the roof of the house = atap rumah itu
  • the foot of the mountain = kaki gunung itu
  • the leg of the chair = kaki kursi itu
  • the cover of the book = sampul buku itu
  • the lamp of the car = lampu mobil itu

Atau bisa juga dibentuk seakan-akan seperti kata sifat (adjective). Contohnya:

  • the door of the room >>> the room door = pintu kamar itu
  • the snow of winter >>> the winter snow = salju musim dingin itu
  • the lamp of the car >>> the car lamp = lampu mobil itu

Personal Exercise (Latihan Soal Mandiri)

One day, a student named Andi visited Borobudur Temple with his teacher and classmates, consist of 14 boys and 15 girls. They joined a group of visitors and saw a herd of deer near the gate. Inside, Andi admired statues made of stone, wood, and bronze. He felt a deep respect for the culture, grew his love for history, and gained new knowledge. At the end of the trip, they returned to school with happy memories.

Baca Juga:  Vocabulary (Kosakata)

Dari teks cerita di atas, tentukan yang mana nominative case (subject, apposition, complement), objective case (accusative, dative), dan possessive case pada kalimat berikut!

  1. A student named Andi visited Borobudur Temple.
  2. They joined a group of visitors and saw a herd of deer.
  3. Andi admired statues.
  4. He felt a deep respect.
  5. At the end of the trip, they returned to school.
๐Ÿ”ด Klik kunci jawabannya di sini !!!
  1. Student = nominative case (subject) || Andi = nominative case (apposition) || Borobudur Temple = objective case (accusative).
  2. They = nominative case (subject) || visitors = objective case (accusative case) || deer = objective case (accusative).
  3. Andi = nominative case (subject) || statues = objective case (accusative).
  4. He = nominative case (subject) || respect = objective case (accusative).
  5. the end of the trip = possessive case || they = nominative case (subject) || school = objective case (accusative).

Materi selanjutnya adalah ADJECTIVE (KATA SIFAT)

Atau kembali ke DAFTAR ISI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS, sebagai panduan / alur belajar.

Share this post:

Share on WhatsApp Share on Telegram Share on X (Twitter) Share on Facebook Share on LinkedIn Share on Email

Mungkin kamu juga tertarik membaca ini:

  • Adjective (Kata Sifat)
    Adjective (Kata Sifat)
  • Recount Text (Teks Rekon) - Rifai Hamda - rifaihamda.com
    Recount Text (Teks Rekon)
  • Short Functional Text (Teks Fungsional Pendek) - Rifai Hamda - rifaihamda.com
    Short Functional Text (Teks Fungsional Pendek)
Pages: 1 2 3 4 5 6

Navigasi pos

โ† The Eight Parts of Speech (Delapan Jenis Kata Bahasa Inggris)
Arsip Vocabulary (Kosakata) yang Sudah Dihafal Siswa โ†’

Rifai Hamda

Artikel Terpopuler

© 2026 ๐–—๐–Ž๐–‹๐–†๐–Ž๐–๐–†๐–’๐–‰๐–†.๐–ˆ๐–”๐–’